Archive for the ‘pulsa-elektrik’ Category

Legitimasi untuk Menzhalimi?

Thursday, September 25th, 2008

Hanya karena kita merasa dizhalimi, bukan berarti kita lalu boleh menzhalimi orang lain. Hanya karena kita merasa ditindas, bukan berarti kita boleh melakukan hal yang sama (menindas) kepada orang lain.

Seringkali karena kita merasa sebagai orang kecil yang dizhalimi oleh orang lain, oleh institusi, oleh korporasi, oleh pemerintah kemudian kita merasa berhak untuk merampas, berhak untuk merusak, berhak untuk menghakimi dan melakukan kerusakan yang lebih besar.

Seringkali juga, hanya karena orang lain berbuat zhalim dan tidak dihukum, kita menganggap bahwa berbuat zhalim itu boleh dan dibenarkan. Hanya karena orang lain melanggar hukum, kita merasa berhak untuk melanggar hukum pula.

Siapakah kita, kok kita merasa punya legitimasi untuk menzhalimi orang lain? Walau bagaimanapun berbuat kerusakan dan menzhalimi orang lain itu salah. TITIK!

Mungkin karena itu kita dibiarkan Tuhan terus menjadi orang kecil, jadi orang tertindas, jadi mustadh’afin. Jadi orang kecil saja sudah berbuat zhalim, apalagi kalau jadi orang besar? Jadi orang miskin saja sudah berbuat zhalim, apalagi jadi orang kaya? Jadi rakyat biasa saja sudah merusak, apalagi jadi penguasa.

Jika kita merasa dizhalimi oleh orang lain, oleh korporasi, oleh pemerintah, lawanlah dengan cara yang lebih baik.